PCO atau Polikistik Ovarium, semakin sering didengar akhir-akhir ini. Ilmu kedokteran semakin diterima sebagai solusi masalah-masalah kesehatan, usia harapan hidup bertambah. Masalah atau penyakit yang dulu menjadi problem, saat ini semakin berkurang. Berganti menjadi penyakit penyakit degeneratif dan berhubungan dengan genetik. Dulu penyakit yang mengkhawatirkan kita adalah campak, flu, tipes, demam berdarah. Saat ini diabetes, penyakit jantung, stroke lebih memgkhawatirkan.
PCOS
Adalah sindrom polikistik ovarium, yaitu banyaknya kista-kista kecil dalam ovarium yang sebenarnya berasal dari folikel sel telur yang tidak matang. Jadi bukan kista seperti yang biasanya berhubungan dengan kanker atau tumor.
Adalah sindrom polikistik ovarium, yaitu banyaknya kista-kista kecil dalam ovarium yang sebenarnya berasal dari folikel sel telur yang tidak matang. Jadi bukan kista seperti yang biasanya berhubungan dengan kanker atau tumor.
Gejala dan Tanda
Gejala dan Tanda PCOS antara lain: mens tidak teratur (bahkan bisa 2-3 bulan tak mens), kelebihan hormon androgen (bulu rambut lebat/hirsutisme), diabetes, obesitas, sindrom metabolik (termasuk hiperkolesterolemia dan hiperlipidemia, hipertensi), serta infertilitas (tidak kunjung hamil).
Gejala dan Tanda PCOS antara lain: mens tidak teratur (bahkan bisa 2-3 bulan tak mens), kelebihan hormon androgen (bulu rambut lebat/hirsutisme), diabetes, obesitas, sindrom metabolik (termasuk hiperkolesterolemia dan hiperlipidemia, hipertensi), serta infertilitas (tidak kunjung hamil).
Diagnosis PCOS sendiri susah-susah gampang. Kriteria Rotterdam mensyaratkan 2 dari 3 hal ditemukan: Hiperandrogen, Gangguan Ovulasi/Menstruasi dan Polikistik Ovarium. Sebelumnya pun harus menyingkirkan semua penyebab gangguan menstruasi dan hirsutisme lainnya terlebih dahulu. Yaitu antara lain, yang dapat menyebabkan gangguan tersebut:
Tumor adrenal dan ovarium
Disfungsi Tiroid
CAH (Congenital adrenal hyperplasia)
Hyperprolactinemia
Acromegaly
Cushing syndrome
Tumor adrenal dan ovarium
Disfungsi Tiroid
CAH (Congenital adrenal hyperplasia)
Hyperprolactinemia
Acromegaly
Cushing syndrome
Beberapa penyakit diatas dapat dilihat secara klinis, tetapi tak jarang hanya nampak dari hasil laboratoris. Sehingga hormon hormon perlu dicek di laboratorium.
Pemeriksaan
Karena letak Polikistik nya di ovarium, maka alat pemeriksaan penunjang yang dapat membantu adalah USG terutama Transvaginal USG. Kadang (jarang) diperlukan MRI juga.
Karena letak Polikistik nya di ovarium, maka alat pemeriksaan penunjang yang dapat membantu adalah USG terutama Transvaginal USG. Kadang (jarang) diperlukan MRI juga.
Terapi
Masalah paling besar yang dihadapi (yang akhirnya membawa pasien periksa ke dokter) adalah gangguan kesuburan atau infertilitas. Padahal PCO sendiri juga berafiliasi dengan penyakit lain yaitu sindrom metabolik (diabetes, hipertensi dan hiperlipidemia).
Masalah paling besar yang dihadapi (yang akhirnya membawa pasien periksa ke dokter) adalah gangguan kesuburan atau infertilitas. Padahal PCO sendiri juga berafiliasi dengan penyakit lain yaitu sindrom metabolik (diabetes, hipertensi dan hiperlipidemia).
Manajemen terapi didasarkan pada kondisi yang dialami pasien. Hal-hal yang dapat dilakukan dan terbukti bermanfaat :
1. Diet yang ditargetkan untuk mengatur asupan makanan
2. Exercise atau olahraga yang dilakukan teratur
3. Nomor satu dan dua diatas ditujukan utamanya untuk penurunan berat badan. Ukur BMI. Target BMI adalah 20-25.
1. Diet yang ditargetkan untuk mengatur asupan makanan
2. Exercise atau olahraga yang dilakukan teratur
3. Nomor satu dan dua diatas ditujukan utamanya untuk penurunan berat badan. Ukur BMI. Target BMI adalah 20-25.
Terapi obat ada berbagai macam tergantung masalah yang dihadapi. Jika gangguan menstruasi diberikan pil hormon, jika yang dihadapi adalah gangguan kesuburan diberikan pil clomiphen yaitu agonis estrogen, yang memacu hormon gonadotropin untuk membantu ovulasi, diberikan pula Metformin untuk hiperglikemianya.
Terapi yang dilakukan secara simultan diharapkan mampu mengatasi problem kompleks pasien PCOS. Jika terapi tidak mampu menangani, maka diperlukan Drilling atau pengeboran ovarium dengan polikistik melalui laparoskopi.
Kenapa terjadi PCOS?
PCOS sendiri termasuk sindrom metabolik yang lebih ditentukan peranannya oleh gabungan genetik yang dibawa dan gaya hidup. Sama seperti penyakit-penyakit masa kini lainnya: Jantung, Diabetes, Stroke bahkan Kanker. Penyebab hal-hal semacam ini bukan hanya satu hal, tetapi multifaktorial. Sehingga memang diperlukan usaha lebih agar mampu diatasi.
- See more at: http://mumstuf.com/?p=64#sthash.OeMS7BsS.dpuf
PCOS sendiri termasuk sindrom metabolik yang lebih ditentukan peranannya oleh gabungan genetik yang dibawa dan gaya hidup. Sama seperti penyakit-penyakit masa kini lainnya: Jantung, Diabetes, Stroke bahkan Kanker. Penyebab hal-hal semacam ini bukan hanya satu hal, tetapi multifaktorial. Sehingga memang diperlukan usaha lebih agar mampu diatasi.
